Friend And Love 01

image

Judul: Friend and Love
Cast :Yuri Kwon,Jessica Jung,Tiffany Hwang, Kim taeyeon
Genre:Friend star and Yuri(girlxgirl),Drama komendi Romantic.
Rating:17+
Aouthor:Maria kim

Yuri adalah Yeoja desa yang cerdas,ia adalah sahabat Jessica Jung yaitu seorang mahasiswa yang kaya raya dan cantik.Yuri kuliah di Dongguk universitas dengan modal otak yang sangat cerdas namun sayang ia berasal dari kalangan yang kurang mampu.Jessica sangat senang berlama-lama dengan Yuri karena kepolosan dan humornya yang lucu.

Sebenarnya Yuri tidak mengerti mengapa Jessica selalu mendatanginya dimana saja,baik di kantin maupun di perpustakaan.Padahal anak itu tidak pernah suka yang namanya membaca buku dan tepat sekali bisa Yuri perhatikan jika Jessica bahkan rela menunggunya yang sedang membaca.

“Sica,kau tidak bosan bersamaku terus,”Yuri mencoba bertanya dengan soduktif disamping Jessica yang sedang memandangnya.

“Aku tidak punya teman selainmu,lagi pula aku selalu rindu denganmu,”Ucap Jessica apa adanya,membuat Yuri sedikit berdebar karena kepercayaan dirinya sedikit meningkat mendengar ucapan Jessica.Bayangkan saja orang miskin sepertinya dirindukan oleh seseorang yang jauh diatasnya.Jessica Jung seorang putri pengusaha terkenal Jung Yun Hoo yang terkenal cuek dan dingin kini merindukannya?.

“Apa alasannya kau merindukanku,?”Tanya Yuri lagi,ia penasaran dengan jawaban Jessica setelah ini.Jessica tersenyum manis sekali,lalu meletakkan rambutnya kebelakang telinganya yang putih.Rambut Blondenya tergurai dengan indah berpadu dengan baju kasual yang ia pakai.

“Yul,aku boleh berkata sesuatu padamu.?”

“Boleh,memangnya ada apa,?.”Tanya Yuri sembari membolak-balik halaman buku yang ia baca.Jessica mengambil buku itu dengan gaya centil,ia tidak ingin musuhnya itu mengganggu kebersamaannya dengan Yuri.Yuri cemberut dan kacamata yang ia pakai menambah jiwa kharismatik pada dirinya.

“Aku mau membangun sebuah perusahaan Fashion,aku ingin kau bekerja sama denganku,”

Yuri terdiam mendengarnya,ini bukan hobinya.Ia adalah yeoja tomboy yang tidak terlalu suka dunia mode yang lebay seperti itu.Ia lebih suka sesuatu yang simpel dan modis.Sedangkan Yeoja yang ada dihadapannya ini memang terkenal sangat fashionable dan girly.Wajar sekali menekuni dunia model dan fashion.

“Maaf aku tidak bisa Sica,kau cari yang lain saja.”Tolak Yuri sambil membelakangi Jessica yang ada dihadapannya.Jessica terkejut mendengarnya,ia sangat berharap Yuri dapat bekerja sama dengannya tapi kenapa Yuri menolaknya.

Jessica menganggap bahwa Yuri adalah insfirasi baginya.Yuri yang pintar dan berwawasan luas,ramah dan mudah bergaul membuat Jessica sangat menyayangi Yuri.Mereka berdua sudah satu tahun bersahabat dan selama itu juga mereka seperti saudara kandung.Saling menyayangi dan memberi dukungan.Jessica menunduk kecewa dengan jawaban Yuri barusan,tanpa terasa ia mulai meneteskan air matanya.Yuri menoleh untuk melihat Jessica,yeoja blonde itu terlihat terisak-isak dan sesekali mengusap air matanya.

“Sica mianhae aku tidak bermaksud..”

“Yul,aku ingin kau selalu bersamaku karena aku yakin kaulah penyemangatku.Aku ingin kita berdua sukses dengan bisnis itu hiks,”

“Tapi Sica,setauku kau ini kaya,untuk apa berbisnis seperti ini.Bayangkan aku adalah orang yang sangat jauh dibawahku,kau cantik tapi aku,cantik saja tidak..”

Jessica ingin sekali mengatakan bahwa Yuri tidak cantik tapi Tampan,tapi ia takut Yuri akan mengiranya Yeoja tidak normal.

“Sica…”Panggil Yuri mencoba menghibur Jessica.

“Aku juga miskin Yul,itu punya appaku,aku tidak punya apa-apa selain jiwaku..aku ingin sukses sendiri.”

Yuri mulai tidak tega melihat keadaan Jessica yang menangis,entah mengapa Yuri memberanikan diri menyentuh telapak tangan Jessica yang ada diatas meja perpustakaan.Tangan mereka menyatu karena Jessica membalasnya dengan lebih erat.

“Baiklah aku mau,tapi kau harus membimbingku..”Ucap Yuri lagi membuat Jessica berdiri dari menundukknya.Ia terlihat senang dengan perubahan keputusan Sahabat tercintanya itu.Jessica memeluk Yuri dengan sangat erat,membuat Yuri terkejut dengan hal itu.Ia takut orang lain akan menganggap mereka macam-macam.”Sica,aku khawatir jika dilihat orang,lepaskan,”

Jessica melepaskan pelukannya,ia terlihat cukup jengkel dengan perkataan Yuri.Memangnya mereka ingin berbuat apa selain membaca buku dan mengobrol.”Kita tidak sedang membuat skandal Yul,itu terlalu konyol..”

Yuri terkekeh pelan melihat cutenya wajah Jessica,tanpa mereka sadari jika benih-benih rasa sayang mereka akan berakibat fatal untuk masa depan mereka berdua.

……………

“Pokoknya Sica,aku tidak mau pekerjaan yang kau berikan terlalu susah.”Keluh Yuri saat sampai di Apertemen Jessica.Mulai sekarang ia akan tinggal di tempat itu karena Jessica menganggap bahwa mereka berdua memang harus tinggal satu atap.

“Tidak Yul,tapi kita harus selalu sabar menghadapi klien kita..”Ujar Jessica mencoba memberi pemahaman kepada Yuri yang termasuk awam dalam dunia bisnis.
Jessica mulai bertanya dengan halus pada Yuri.
“Yul,kau mau kamar sendiri atau bersamaku.?.”

“Bersamamu..?aku tidak mau!lagi pula kamar disini banyak kelihatannya.”Jawab Yuri asal sembari melihat-melihat betapa mewahnya tempat ini.Bergaya Minimals dan serba kaca serta simple,selera Jessica memang sangat menakjubkan menurut Yuri sehingga Ia mengangguk kagum.

Jessica menggigit bibir bawahnya mendengar jawaban Yuri untuknya,ia mengerti bahwa begitulah sifat Yuri.Mudah emosi dan sedikit keras kepala,ia harus bersabar meladeni Yuri yang juga selalu bertanya ini dan itu.

“Ya sudah,kamarmu disebelah ku saja..”Ujar Jessica lagi.”Jika kau ingin melihat kamarku boleh..”

“Mana,aku ingin lihat..!.”Yuri terlihat penasaran dan mencoba menebak-nebak dimana pintu kamar Jessica,terlihat di tiga pintu itu ada satu pintu berwarna putih dan menarik perhatian.”Pasti kamarmu itu ya..”

Jessica tersenyum menjawab pertanyaan Yuri.”Benar itu kamarku..”

Yuri berjalan menuju pintu putih itu diikuti oleh Jessica yang membawa kopernya,mereka membuka pintu itu dan..cklekk

“Woooooww…keren ha ha..”Yuri terlihat sangat takjub dengan ruangan ini,sangat luas walaupun hanya sebuah kamar yeoja.Dindingnya berwarna putih berpadu apik dengan warna hitam jok dan karpet yang menghiasi kamar itu.Ada juga sebuah Plasma super besar menempel di dinding dan sebuah aquarium dengan koleksi ikan yang unik dan indah.”Enak ya,kau orang kaya begini..tidak sepertiku yang rumahnya kecil dan jelek.”

“Anggap saja ini rumahmu Yul,kau boleh melakukan apa saja disini seperti berenang dan menonton televisi..”

“Aku ingin ruangan ini Sica,sangat keren..”Ucap Yuri tanpa sadar,ia sendiri yang menolak satu kamar dengan Jessica tapi melihat betapa kerennya tempat ini ia mulai berubah pikiran.

Jessica sedikit bingung dengan keinginan Yuri,ia mengira jika Yuri mau bertukar kamar dengannya.Tidak mengapalah ia bisa pindah kekamar yang lain meski kamar ini ia desain khusus,ia takut Yuri marah jika menolak.Jessica berkata dengan nada tulus.

“Ya sudah Yul,aku pindah saja kalau begitu.”

Yuri yang terlihat sedang asyik meraba-meraba kaca aquarium mengerutkan alisnya mendengar ucapan Jessica,ia menoleh kebelakang dan menatap Jessica.Yuri berkata dengan nada bertanya..
“Kau tidak mau sekamar denganku Sica..?”

Jessica terkejut lagi mendengar ucapan Yuri,dalam pikirannya Yuri ini termasuk orang yang plin plan.Tidak jelas maunya apa.”Tadi kau sendiri yang mengatakan jika kau tidak bisa sekamar dengan ku Yul,lalu kenapa kau berubah pikiran..”

“He he mianhae,tak apalah kita sekamar supaya ramai.Sendiri itu tidak seru Sica..”

Jessica menarik nafasnya dalam,ia sedikit kwalahan menghadapi Yuri yang aneh.Tapi disitulah letak keunikan Yuri yang mudah sekali menurut jika dibujuk ataupun dipuji.Jessica berjalan menuju sebuah lemari besar miliknya,lalu membuka koper Yuri dan menyusun semua baju yang ada didalamnya dengan rapi di lemari itu.Jessica menggeleng gemas dengan tingkah konyol Yuri yang terlihat kesulitan untuk menghidupkan plasma Tv itu.

“Dasar tv aneh,mana tombolnya..”Yuri hanya bisa melihat layar hitam dengam logo Samsung di pinggirnya.Ia tidak tahu bagaimana agar tv aneh ini hidup dan ada gambarnya.Di rumah saja televisinya adalah model tabung yang kuno dan murahan tapi lumayan bisa menghibur.

Jessica sudah selesai dengan kegiatannya segera menghampiri Yuri,ia menyentuh  smarphonenya agar televisi itu hidup dan seketika itu juga Yuri kembali takjub dengan benda satu ini.Ia bisa melihat layar televisi itu seperti layar android yang sedang marak saat ini.

“Canggih kan,kau ingin menonton apa Yul..”Tawar Jessica.

“Bola..!”Jawab Yuri semangat.

Jessica tersenyum mendengarnya,selera Yuri sama dengannya.Sama-sama menyukai bola.Apalagi Cristiano ronaldo yang mengagumkan itu,Yuri terlihat bersemangat untuk menyaksikan grup favoritnya bertarung.Ia tidak lagi peduli dengan Jessica yang melihat tingkah anehnya.

“Yul,duduk saja disana.Berdiri terlihat tidak baik..”Tegur Jessica lembut.

“Oke Sicacu..kau cerewet sekali ya..”Ujar Yuri sembari duduk di sofa berwarna hitam itu.Ia kembali fokus menonton bola dan Jessica ikut di sampingnya.

“Oh ya mana koperku.?.”Tanya Yuri tiba-tiba.

“Aku sudah merapikan isinya kedalam lemari,”Jawab Jessica seraya masih sibuk dengan smartphonenya.

“Aduh Sica,mianhae aku merepotkanmu.”Yuri terlihat tidak enak pada Jessica.

Jessica menghentikan kegiatannya sementara,sambil tersenyum lagi ia berkata.”Oh..itu tidak apa Yul,aku hanya ingin membantu.”

“Aduh..kau baik sekali,aku tidak bisa membalasnya Sica.”Ucap Yuri dengan nada kagum,ia tidak menyangka jika Jessica begitu baik terhadapnya.

“Cukup kau menjadi sahabatku..Yuriah itu sudah cukup.”Jelas Jessica yang memandangnya dengan penuh arti.

Yuri terdiam mendengarnya,ia mengangguk dengan harapan Jessica terhadapnya.Tapi hatinya tidak yakin akan tetap tahan dan betah menjalani hidup ala anak kota seperti ini.Kebiasaannya di desa adalah membantu eommanya yang ada dirumah,tapi kali ini ia sudah meminta izin kepada eommanya untuk tinggal di rumah Jessica.

“Tapi Sica,sesekali antarkan aku ke desa ya.”Ucap Yuri dengan nada yang menunjukan ia sangat rindu dengan sang eomma.

“Aku akan mengantarmu kapan kau mau,kalau perlu kau belajar membawa mobil saja.”Tawar Jessica.

“Ha ha,Sica,bahaya karena jika aku sudah menguasai suatu hal kau akan kwalahan.”Yuri sedikit tidak yakin dengan tawaran Jessica untuknya.

“Tak apa mobil ku banyak di basement,tinggal kau pilih Yul.”Sambung Yeoja blonde itu lagi,walaupun terkesan obral tapi seperti itulah Jessica terhadap orang yang ia sayangi.

Yuri mengedipkan matanya berkali-kali sambil menyelidiki Jessica yang sibuk dengan smartphonenya,khawatir jika Jessica bukan orang yang baik tapi jahat seperti yang ada di berita-berita.Yuri takut ia hanya dimamfaatkan orang lain untuk kepentingan pihak-pihak teetentu.

“Kau bukan orang jahatkan Sica..?”Tanya Yuri.

Jessica berhenti mengutik layar iphonenya,mendengar pertanyaan Yuri lalu memandang Yuri yang dengan tampang menyelidiki itu.Jemari Jessica mencubit pipi Yuri dengan gemas sehingga Yuri meringgis kecil.

“Apa aku terlihat seperti orang jahat Yul?,”Tanya Jessica.

Yuri terlihat ragu dan berkata.
“Bukan begitu.. tapi,kata eomma kita harus berhati-hati Sica..mian aku hanya khawatir..”

“Aku tidak mungkin setega itu Yul,aku menyayangimu seperti Eunniku sendiri.”Sambung Jessica lagi.

“Kau lebih tua dariku Sicacu..”

“Tapi rasanya kau lebih tua dariku Yul,tubuhmu juga lebih tinggi dariku.”

“Pastilah Sica,orang muda belum tentu pendek dan orang tua belum tentu tinggi.”

“Jadi kau anggap aku tua begitu.?.”Kata Jessica dengan nada bertanya.

“He he tidak,kau orang tercantik di dunia yang pernah aku lihat.”Jelas Yuri agar Jessica tidak tersinggung tapi malah membuat Jessica menjadi kesal.

“Sudahlah Yul,kau kebiasaan berkata seperti itu..”Kembali Jessica fokus dengan Iphonenya sambil mendengar apa ucapan Yuri.

Yuri berkata lagi dengan nada yang meyakinkan.”Memang benar Sica,siapa yang lebih cantik darimu,di kampus saja wajahnya standar dan sama semua.”

Jessica menunduk dan dapat Yuri lihat wajah Jessica memerah.”Sica,wajahmu merah ha ha..”Ejek Yuri dengan nada jahil.

“Sudahlah Yul,itu gara-gara kau..”Keluh Jessica.

“Sica ternyata pemalu,wajahnya memerah..”Kata Yuri lagi,ia ingin menggoda Jessica.

“Setiap Yeoja jika dipuji selalu seperti itu Yul.”Jessica mencoba mengelak dari ejekan Yuri.

Yuri mengerutkan alisnya mendengar pendapat Jessica lalu kembali berkata.”Benarkah,perasaan saat kau memujiku,aku tidak pernah merah.”

“Mungkin kau berbeda..”Nada suara Jessica mulai menurun.

Yuri tersenyum jahil sambil mengangkat sebelah alisnya membuat Jessica merinding.Ternyata wajah Yuri bisa mengerikan juga.

“Kau kenapa Yul.?.”Jessica mencoba bertanya kepada Yuri yang terus mendekat kearahnya.

Yuri memang senang menjaili Jessica,sejak dahulu mereka berdua memang suka saling menggoda.Ia memajukan tubuhnya kearah Jessica dan mendekati wajahnya agar lebih dekat dengan Jessica.Jessica terlihat ingin menjauh tapi tiba-tiba ia terkunci di bawah tubuh Yuri dan ia tidak bisa berbuat apa-apa karena begitu gugupnya.Ia menelan ludahnya saat wajahnya dan Yuri hanya berjarak beberapa senti.

“Cup..”

Jessica terdiam mematung saat Yuri mengecup pipinya lembut,rasanya seperti melayang kelangit ketujuh.Yuri menggoyang-goyangkan tubuh mungil Jessica yang mematung itu karena heran.Apa ada yang salah dari ciumannya tadi,karena Yuri memang suka mengecup orang yang ia sayangi seperti ibu dan oppanya.

“Sica..!ayo bergerak,”Tegur Yuri dengan gemas.

“Buk..!!”Jessica memukul kepala Yuri dengan bantal, kesal karena Yuri sudah menjahilinya,jantungnya hampir copot karena mengira Yuri akan memperkosanya.

“Aww tidak sakit..”Keluh Yuri yang bercampur candaan membuat Jessica mendengus kesal dan mendorong tubuh Yuri dengan bantal sofa itu lalu berdiri tegak meninggalkan Yuri yang memeluk bantal itu.

Yuri terkekeh dengan tingkah Jessica,ia suka sekali jika yeoja itu marah karena menurutnya sangat menggemaskan.Dari sisi manapun Jessica marah ataupun tidak marah tetap cantik.”Sica,jangan tinggalkan aku..!”

Jessica tersenyum mengejek dan menoleh kebelakang lalu berkata”Gayamu Yul..!”

“Ha ha ha…!”Tawa Yuri pecah diruangan itu dan Jessica menggeleng atas tingkah anak jail itu.

Tbc

Advertisements

49 thoughts on “Friend And Love 01

  1. Annyeong thor!!!Gue new readers, Salam kenal thor, Ciyeee Yulsic tinggal berdua senangnya hatiku hahaha bagus thor ff nyaa… Lanjut yaa thor!! Fighting

    Like

  2. hahaha.. ternyata yul disni masih lugu bgt ya.. blm byun jga… ayolah yul.. jgn gtu.. semangat dong ngadepi jessica.. aq yakin km pasti bsa ndapetin hatinya..

    Like

  3. Suka ceritanya, jarang2 si Jessica suka duluan sama abang kwon yul, kek cerita yulsic klasik gitu, yuri yg polos dan suka bego kalo dikasi umpan balik, dan jessie yg agresif, manja, princess complex, dan orang kaya tentunya,, ayo thor lanjutin lagi ya ceritanya #semangat “9

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s