Loser Chap 06

image

Author : MARIA KIM

Cast    :  Kwon Yuri  And Jessica Jung

Main cast :Kim Taeyeon,Hwang Tiffany,Soo Ju hyun,Choi Sooyoung,Lee Sunny,Im Yoon ah

Gendre :Drama

Rating :PG 17+

Semua Tokoh yang ada dalam fanfict ini adalah milik keluarga,agency dan tuhan bukan milik author.

Jessica memutar-mutar layar smartphonenya dengan jari tangannya,mengelilingi dunia maya tanpa ada maksud tertentu kecuali mencari apa-apa yang menarik di dunia saat ini.Kaki jenjangnya mengenakan hotpans pendek yang menampakkan paha mulusnya,ia sedang bersantai di kursi jok kesayangannya yang berwarna putih.

Sebagian orang bilang jika kehidupan tanpa konflik itu basi dan monoton,jadi maksudnya hidup itu akan berwarna jika ada konflik.Menurut Jessica hidup santai lebih enak,bisa tidur nyenyak dan makan sepuasnya tanpa harus menangisi perkara-perkara kehidupan yang menyebalkan.

“Haallo,Eunni aku pikir kau harus pergi kuliah,”Suara Tiffany yang terdengar dengan nada memanggil dibalik pintu kamar Jessica yang sedikit terbuka membuatnya mendengus malas,tidak ada Yuri dan ia harus berjuang untuk meneruskan hidupnya yang penuh kepalsuan ini.

“Aku tahu,terimakasih telah memberi tahu,”Balas Jessica dengan kegiatan yang masih sama dengan keadaan sebelum ia mendengar keluhan dongsaengnya yang cukup menjengkelkan.Hubungan mereka sungguh terlihat kaku,itu mungkin Jessica saja yang kurang mau bersosialisasi.

Tiffany tersenyum mendengarnya,ia meneruskan jalannya.Tiba-tiba ia ingat dengan pria pendek itu,sempat ia berfikir kenapa harus mengingat orang asing itu.Tidak juga asing tapi ini berbahaya jika eunninya tahu jika ia ada sedikit rasa dengan orang itu,mungkin seperti rasa suka.

Jessica seperti tidak sedih kehilangan Yuri,wajahnya terlihat cerah tidak seperti biasanya.Kegiatannya lancar dan mulus tapi tidak dengan hatinya.Jessica hampir menabrak kotak sampah yang ada di dekat pintu kamar mandinya.Menjalani kehidupan seperti ini memang tidak enak dan ingin rasanya yeoja itu menangis.

“Tidak ada yang bisa menggatikanmu sayang,kenapa aku baru menyadari sekarang jika kau sangat berharga bagiku,”

Ia menatap foto Yuri yang sedang mencium pipinya di saat ia sedang berlibur kepantai.Lengan kekar itu merangkul bahu mungil yeoja yang berambut blonde dan hanya memakai bikini.Jessica ingat sekali saat-saat Yuri hampir tidak bisa menahan hormonnya demi dirinya agar mereka bisa menikmati malam pertama yang sah dan lebih berasa.Tiba-tiba ia ingat dengan perkataan lelaki yang disebut dokter itu kemarin.

“Nona,istirahatlah dahulu,seharusnya aku yang harus meminta maaf atas wajahku yang mungkin membuat nona frustasi,”

“Nona,aku masih muda belum menjadi ajhusi,aku masih keren,dan apalagi nona mengatakan aku mirip dengan kekasih nona,”

Wajah Jessica mendadak frustasi,ia seperti tidak yakin jika ini suatu kebetulan.Begitu miripnya lelaki itu dengan Yuri,ia tahu jam sudah menunjukan pukul delapan pagi tapi ia masih saja mematung didepan cermin memikirkan dokter itu.

Ia mendadak mulai penasaran dan ingin sekali tahu latar belakang Namja itu,siapa keluarganya,pacarnya atau mantan pacarnya karena yang Jessica tahu yeoja yang kemarin patah hati,dan juga siapa orang tuanya.Jessica sempat berfikir mungkin saja Yuri mempunyai kembaran,tapi ia ragu.Dan munjul juga presepsi lain tentang operasi plastik yang sedang marak akhir-akhir ini.

“Aduh,ya tuhan siapa dia,aku bisa gila,!”Kesalnya lalu membanting tubuhnya ke kasurnya,menatap langit-langit kamarnya yang terukir indah khas eropa.

Jessica segera bersiap-siap ke kampus dengan busana yang bisa dikatakan standar untuk musim salju saat ini.Celana jas dan mantel tebal dan tidak lupa juga pelindung telinga yang mempunyai bentuk lucu dan girly.Setelah siap dia berangkat dengan menggunakan motor mininya.Walaupun ia orang kaya tapi kesederhanaan membuatnya menjadi semakin lengkap.Cantik,kaya,mandiri,ramah,seksi,baik,misterius dan Sederhana.Jarang sekali ada yeoja seperti ini di dunia nyata.Hanya ada di dunia fiksi atau fanfict.

Kampusnya di Dongguk,sepertinya ia lupa bahwa hari ini dosen baru yang diberitakan sebulan yang lalu oleh dosen Yoon Juk yang sudah pensiun.Katanya Dosen baru itu datang dari Amerika,masih muda dan hari ini mulai mengajar.

“Hari ini,benarkah ? dan aku terlambat.”Gumam Jessica,ia berjalan terburu-buru melewati lorong kampus yang mulai sepi.Selama ini ia tidak pernah telat.Namun untuk hari ini adalah pengecualian.

Ia sedikit melambatkan langkahnya saat melihat dari jendela luar ruang kelasnya,matanya memandang pria yang sedang menerangkan pelajaran di depan proyektor itu.

“Namja itu,jadi dia dosennya,”

Jessica mencoba untuk tenang dan mulai memasuki ruang kelasnya.Ini memalukan sebenarnya,tapi itu terlihat lebih baik dari pada membolos.Namun tetap saja Jessica menyesal telah terlambat.

Yuri terdiam saat menatap Yeoja blonde itu berjalan pelan dihadapannya.Matanya terpaku melihat Jessica yang juga sedikit meliriknya.Mereka berdua mendapat sorotan dari semua penghuni kelas termasuk Uee yang terlihat mulai jengkel lagi.

Selama ini Uee menganggap bahwa Jessica adalah mahasiswa tergenit di kampus ini,padahal Jessica tidak pernah sedikitpun genit hanya saja orang-orang yang mengejarnya.

Jessica duduk disamping sahabatnya Sunny,masih dalam keadaan kesal sudah lama sekali Sunny tidak berbicara kepada Jessica semenjak kejadian sebulan yang lalu direstoran itu.Yeoja imut itu bahkan tidak tahu bahwa Jessica sedang dalam keadaan terpuruk.Jessica menatap Sunny yang terlihat fokus dengan penjelasan Dosen baru itu.Ada rasa bersalah menyelimutinya,ia ingat tentang nasehatnya kepada Sunny itu.

Jessica baru menyadari pentingnya rasa Cinta dalam setiap hubungan dan betapa sakitnya jauh dan kehilangan orang yang kita sayangi.Pandangannya ikut mengikuti arah pandangan Sunny yaitu Dosen itu,beranama lengkap Kwon Yuri dari Amerika.

“Manusia mempunyai sifat Alami yaitu Rasa Sayang,menurut ilmu psikologi rasa sayang itu timbul karena kesan terhadap apa yang ia sayangi contohnya sepasang kekasih,Keluarga, Adik dan kakak,.”

Jessica mendengar penjelasan Dosen itu dengan setengah memperhatikan gaya Dosen itu.Kenapa bisa ia bertemu dengan orang ini lagi.Mengingat Yuri membuat Jessica merasa sakit hati saat Dosen ini berbicara seperti itu.Rasanya Yuri begitu jauh darinya dan Dosen itu…?

“Apa kalian mengerti,?”

Semua mahasiswa menjawab.
“mengerti Ajhush”

Kecuali Jessica yang bingung.Ia tidak begitu memperhatikan penjelasan Dosen dengan baik karenanya saat ini yeoja itu mematung menatap Dosen dengan telapak tangan menopang dagu.Ia tenggelam kedalam khayalannya.

Yuri tersenyum melihatnya,ia mencoba bertanya.

“Nona yang disana paham,?”

Ruangan hening dan beberapa mahasiswa terkikik melihat Jessica yang seperti itu,Sunny menyentuh lengan Jessica dan mencubitnya kuat agar sahabatnya itu terbangun dari khayalannya.

“AAAAAAAAAAAAAA…….!!!!”Jessica mengeluarkan suara dolpinnya yang kuat itu,membuat semua orang yang hadir hampir pingsan dan menutup telinganya.

Jessica menutup mulutnya saat itu juga,wajahnya memerah karena malu.

“ha ha ha aha…!!”Tawa semua orang kecuali Yuri dan Sunny membuat Jessica menjatuhkan air matanya,ia malu dan benci.Benci dengan semua yang dialaminya,kehilangan Yuri dan gara-gara itu dia di tertawakan.

Jessica segera keluar dari kelas dalam keadaan sedih yang amat sangat.Jemari mungilnya menyapu air matanya dan langkahnya yang menghentak membuat lantai marmer itu berbunyi melantun.Yuri berlari cepat untuk mengejar Jessica dan disusul oleh Sunny yang khawatir dengan keadaan Jessica,ia takut Jessica akan berbuat sesuatu yang nekat.

“Jessica..!!kau mau kemana….”Teriak Yuri saat Jessica terus berlari menhindari setiap orang yang lewat di lorong kampus.

“Aku akan menyusulmu sayang,hiks hiks,aku tidak bisa hidup tanpamu hiks aku ingin bertemu kamu Yuri..”Suara Jeritan Jessica menyertai setiap langkah cepatnya.Ia ingin berlari sejauh yang ia bisa,menghindari semuanya dan tidak ingin mendengar siapa-siapa walaupun namja mirip Yuri dibelakangnya terus berteriak memanggil namanya.Tetap saja ia sangat merindukan Yurinya,Seobangnya,bagian hidupnya.

“Jessica….!!!!!”

Jessica telah keluar dari area kampus yang luas itu,lalu berlari lagi menuju jalan yang banyak dilalui mobil.Ia ingin pergi sejauh-jauhnya dari berbagai kesusahan hidup yang ia alami.Sebuah mobil diesel berjalan cepat membuat Jessica mulai nekat berdiri di depan mobil itu.

Entah apa yang ia pikirkan,yang jelas ia ingin mati saat ini.Ia tidak mau hidup kesepian tanpa Yuri,ia tidak akan pernah bisa dan tak kan bisa.Tidak ada yang bisa menggeser posisi Yuri di hatinya.

Yuri membelalakkan matanya saat melihat aksi nekat Jessica,ia hampir menangis saat melihatnya.Tanpa pikir panjang lagi ia terus berlari untuk menyelamatkan Yeoja itu meski ia harus mati tak mengapa.

“Sica..!!!jangan,jangan lakukan itu..!!!”Teriakan Yuri membuat Mata Jessica terbuka,ia menoleh kebelakang dan melihat Yuri yang mengejarnya.

“Yuri..”Gumamnya pelan,ia sudah lupa dengan apa yang ia niatkan,posisinya dengan Yuri tidak memungkinkan untuknya diselamatkan karena mobil itu sudah mendekat dan..

“Jessiccaa….!!!!!!!!!!!”

Jessica membuka matanya perlahan dan merasakan bahwa Tubuh mungilnya di peluk erat oleh namja itu.Mereka dalam posisi yang tidak pantas untuk ukuran pinggir jalan seperti itu.

“Kenapa aku nekat sekali Sica..!!”Bentak Yuri panik dan hal itu membuat Jessica dapat melihat betapa namja yang ada dihadapannya saat ini begitu khawatir.

Jessica bersuara dengan nada ragu.
“Apa urusanmu..”

“Karena aku mencintaimu..!!!”

Yuri dengan mata merahnya menatap tajam Yeoja blonde dan keras kepala yang ada di bawahnya ini.Ia dengan berani meraih bibir Jessica untuk menyalurkan rasa cintanya yang tidak tahu kapan datangnya.Jessica menjatuhkan air matanya saat bibir tebal itu meraih bibir tipis miliknya.Rasanya sama seperti itu,seperti Yuri yang dulu.

Lembut dan bergairah cinta,ada ketulusan yang terasa disana.Ia tahu ini salah tapi mengapa ia tidak bisa sedikitpun berkutik.Ini begitu indah dan ia dapat merasakan Jiwa Yuri begitu dekat dengannya.

“Ughh…..”

Jessica segera menyadari bahwa yang menciumnya bukan Yurinya,tapi ciuman itu sangat memabukkan membuat ia perlahan membalasnya sehingga Jessica dan Yuri sama-sama melepaskan rasa cinta yang membara meski ini salah karena mereka sama sekali belum saling mengenal.

Jessica mendorong Tubuh Yuri dari atas tubuhnya.Lalu Yuri terduduk kaget menyadari perbuatan tidak senonohnya.Yuri mengusap bibirnya yang basah,lalu menatap Jessica yang beranjak meninggalkannya untuk menuju kesebuah taman kota.

Yuri ikut berdiri mengikutinya.Tidak akan ia biarkan semua ini berlalu saja dengan pahit.Ia benar-benar Yakin bahwa yeoja yang berjalan dihadapannya ini diciptakan untuknya.

Yuri untuk Jessica dan Jessica untuk Yuri…

Jessica terus berjalan dengan menunduk dan salju turun membuat suasana semakin mencekam.Ia menyentuh bibirnya sambil mengingat ciuman ganas namja itu terhadapnya.Seharusnya ia menolaknya dan segera melaporkannya kepada polisi tapi…

Ia memejamkan matanya dan menggigit bibir bawahnya,siapa dia sebenarnya.Ia berhenti di hadapan sungai itu,air yang jernih dan salju yang turun menambah keindahan alam di gangnam.

Yuri berhenti dibelakang Jessica,ia mencoba bertanya..

“Sica..kau tidak apa-apa..?”

“Maafkan aku Sica,tapi sungguh aku jatuh cinta padamu,semalam aku selalu memikirkanmu,aku…”

Tiba-tiba Yuri dapat merasakan tubuhnya dipeluk erat oleh Jessica.Pelukan yang membuatnya hangat dan ini pelukan yang sungguh romantis.

“Aku bingung,aku kedinginan dan aku..aku..tidak tahu harus berbuat apa,aku sangat mencintainya..dan aku juga suka padamu..”

Perlahan tangan Yuri mengusap lembut rambut Jessica,membalas pelukan itu dengan lebih erat.Jessica memejamkan matanya saat ia bisa merasakan kenyamanan di bahu Yuri.

Yuri berkata dengan nada yang menghibur..

Disaat kita kehilangan seseorang yang begitu berharga..
Saat itulah kita bisa mengerti apa itu arti kehilangan…
Tapi masih banyak orang yang mencintai kita…
Kehilangan itu bisa berarti kembali tapi dengan cara yang berbeda Sica…
Saat itulah kita harus bisa menyadari bahwa jalan hidup kita masih panjang..
Yakinlah bahwa pasti tuhan ingin memberi yang terbaik untuk kita..
Sica…

Yuri terdiam curiga saat merasakan bahwa Jessica hanya diam saja.Yuri mencoba memeriksa keadaannya yang bersandar di bahu kekarnya.Jessica tertidur pulas dan hal itu termasuk unik bagi Yuri,baru kali ini ia melihat seseorang yang tidur dimana saja.

Yuri mengangkat Jessica ala Bridal Style melewati taman salju itu.Mereka berjalan menuju sebuah mobil taxi yang sedang parkir,sopirnya sendiri terlihat aneh saat Yuri minta diantarkan,ia melirik Jessica yang tertidur.

Mungkin saja taxi tadi khawatir jika Yuri adalah orang jahat.Secepatnya Yuri memperlihatkan Kartu namanya dihadapan Si sopir yang kepo itu.

“DR.Kwon Yuri.Phd Hospital Seoul international”

“Mari tuan,anda mau kemana..?”Tanya sopir itu ramah,ini adalah kebiasaan yang paling menjengkelkan bagi Yuri.

“Antarkan aku ke grand city apertement ”

“Baik tuan..”

………..

Taeyeon menyadari bahwa ia hanya terobsesi dengan kecantikan Jessica saja.Ia mulai menyadari bahwa cinta itu indah.Buat apa dia menikah dengan Jessica jika tidak ada sedikitpun benih Cinta Jessica untuknya dan Tiffany?

Apa aku menyukai Tiffany…?

Taeyeon memejamkan matanya,ia sama sekali tidak mengetahui jika Jessica punya adik tapi ada satu ingatannya  tujuh belas tahun yang lalu.Ah masa bodoh,ia kembali meneguk minumannya lagi.

Begitu banyak kasus yang ia buat untuk membunuh Yuri dan sekarang Yuri sudah mati tapi sebenarnya bukan dia yang membunuh Yuri dirumah sakit.Ia hanya memerintahkan anak buahnya dan ia sama sekali tidak tahu jika anak buahnya menusuk.Perintahnya hanyalah mengancam dan memukul,bukan memakai senjata.

Sebenarnya Yuri dan Taeyeon adalah sahabat dekat sejak kecil,namun semuanya berubah karena satu hal.

Tujuh tahun yang lalu Yuri sering sekali bermain dengan Taeyeon.Taeyeon seringkali bercerita tentang seorang yeoja cantik yang memikat hatinya.Yuri terlihat mendukung Taeyeon untuk mendapatkan yeoja itu.Begitu juga Yuri yang sering bercerita tentang seorang yeoja cantik.

Mereka sama sekali tidak mengatahui bahwa yeoja yang mereka ceritakan adalah satu orang yaitu Jessica.Saat Taeyeon mengetahui jika Yuri telah merebut Jessica darinya,mereka berdua sepakat untuk bermusuhan.

Taeyeon terlihat frustasi dengan semuanya,dahulu ia tidak biasa menjadi orang jahat dan baru sekarang ini ia menyadari betapa ia sangat jahat.

“Tapi tunggu,jika Yuri sudah mati siapa dokter itu?”Taeyeon mulai bertanya-tanya tentang kehadiran orang yang mirip Yuri itu.

“Ini aneh..!”Gumamnya.

Taeyeon ingat jika Yuri itu benar-banar mati dan dikubur,tidak mungkin hidup lagi untuk membalas dendam padanya.

“Ini pasti ada hubungannya dengan Kwon group,ada apa dengan mereka.”

Mata Taeyeon menatap pasti bayangan pikirannya.Mungkinkah dia sudah bosan hidup dan akhirnya melakukan apapun yang menyenangkan termasuk menyelidiki siapa Dokter itu.Padahal jika ia mau bisa saja tidak melanjutkan lagi kekonyolan-kekonyolan itu.

Tiba-tiba ia dikagetkan dengan kehadiran sebuah mobil di halaman rumahnya.Berwarna pink dan tentu terlihat jelas dari atas kamar kacanya ini.Mobil itu pasti mobil yeoja,tapi siapa…

Taeyeon dengan gaya aneh dan tidak sadar terus memperhatikan mobil itu,ia bertanya siapa yang mengemudikannya.Ia ingin melihat siapa yang keluar dan..

Terlihat seorang yeoja keluar dari mobil itu.Busananya sangat styles sekali,rambutnya berwarna merah dengan dress berwarna putih biru yang cerah dan dilapisi mantel salju yang keren.Yeoja itu berjalan menuju pintu rumah modern minimalis itu.

Tiffany ada janji untuk mengunjungi Seohyun untuk membahas masalah teknogi smartphone.Ia berdiri Sedikit lama didepan pintu kaca itu.Tidak ada jawaban dari bel yang ia tekan membuat Tiffany mengira jika semua orang di dalam rumah ini sedang tidak ada.

“Tiffany,kenapa dia kesini..?”Tanya Taeyeon dalam hatinya,ia segera menuju kelantai bawah untuk membuka pintu.

ting tong…

Sekali lagi Tiffany  menekan bel rumah itu,samar-samar ia bisa melihat seseorang yang ia kenal mendekati pintu.

Taeyeon…?

TBC

Advertisements

27 thoughts on “Loser Chap 06

  1. Hahahha taeny taeny wkwkwkwk ada2 aja ya jln menuju roma.jumpaan kan jadinya.takdir kalian memang harus bersama…hahaha yulsic??ayo yul dapatkan sica mu…segera..
    Lanjutt thorr…keep spirit

    Like

  2. Gk bgitu ngeh, soale gk baca dr awal. Tuh org cm mirip yul atau bnar” yuri sih.
    Tae napa jaat gitu sama yul?.
    Udalah, lepasin aja sica sama phany aja, sama” cntik kok, ^^

    Like

  3. yeelah, kasian amat tuh sica, baru kerasa kan cinta bgt dia sama yul. penasaran sama yuri yg ini sebenernya siapa? pasti ada hubungannya sama yuri yg udh meninggal

    Like

  4. Yuri udah mati kan ya thor? Ahahaha, taeng lu jahara amat sih yaelah. Fany mulai suka sama tae, begitu juga sama tae. Yaudah lah Thor biar sica sama kembarannya yuri aja.

    Like

  5. Uwaaaahh msih bingung sma dokter yuri.. dia yuri kah?????
    Eeyy fany naksir taeyeon juga nah ahaayy emank tkdir mah titin bwat tatang mommy bwat daddy hahahhaha

    Like

  6. aischh…ternyata yg bikin claka yuri taeyeon….hnya dmu 1 wanita…
    tega kali tae misahkan yulsic hiks..hiks…
    untung ada renkarnasinya yuri oppa setidknya msh ada yg melindungi sica…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s