Im Sorry Chap 03

Cast  :Kwon Yuri and Jessica Jung,Kim Taeyeon and Tiffany Hwang,Im Yoona.

Genre :Family Drama and Yuri

Rating :PG 17+

Author :Kim Maria

Malam itu ia sedang menonton acara televisi,acaranya memang tidak menyenangkan karena stasiun itu sedang memutar drama-drama yang super membosankan.Matanya terlihat sendu karena sedang memikirkan sesuatu,sesuatu yang penting.
Tentang perkataan Yuri dua hari yang lalu:
Ingat Jessica,mungkin orang sepertimu tidak akan memaafkan orang sepertiku tapi kau harus tahu jika seorang Yuri tidak suka tidak dimaafkan.Aku tahu jika kau hamil dan aku bertanggung jawab atas semuanya.Meski aku tidak sedikitpun pernah menghamilimu tapi akulah yang harus bertanggung jawab..ingat itu..karena Siwon namja sialan itu sudah kuhajar.”
Jessica meneteskan air matanya saat mengingat kata-kata Yuri,selain menyiksa dirinya Yuri juga menyiksa Appa bayi yang dikandungnya Siwon.Meski Jessica tidak pernah sedikitpun terlintas untuk mencintai Siwon tapi tetap saja ia Appa dari bayi ini.Sekarang namja itu sudah masuk penjara karena kasus pemerkosaan yang dilaporkan oleh Yuri.
Antara ragu atau tidak,bagaimana jika bayi ini menanyakan dimana Ayahnya?
Jessica menggigit bibir bawahnya.
“Sica..Sungguh sebenarnya aku tidak tega melakukan itu padamu,tapi aku mau bertanggung jawab,aku takut Yuri,aku sangat takut padanya..dia bukan Yeoja sembarangan kau tahu..dan aku hanya bisa diam..mianhae kau bisa mengerti keadaanku Jessica..sekali lagi maafkan aku,Tapi jika kau mau aku bisa bebas asal kau mencabut sendiri tuntutan itu..”
“Apa kau bilang?,kau ingin menikah dengan Siwon,tidak akan aku biarkan Sica,karena aku yang menyuruhnya memperkosamu!”
Jessica hampir pingsan memikirkan semuanya,yang jelas sekarang bayi ini hanya miliknya bukan milik siapa-siapa.
Bukan Yuri dan juga bukan Siwon.
Siapa yang bisa melawan seorang Kim Yuri,Pewaris dari Kim Corp dan seorang Yeoja yang terkenal menyebalkan dan mengusai semua yang ingin ia kuasai.Meski Appanya sangat berbeda dengannya,entah ia keturunan darimana.Hanya Yoona yang menurunkan Gen Tiffany dan Taeyeon.
Jika Jessica ditanya siapa yang dicintainya,pastilah ia akan menjawab yeoja itu.Ya benar sekali Yeoja tanned yang jahat dan menyebalkan itu yang ia cintai dan kagumi.Dan perasaan itu tidak akan pernah hilang,karena rasa itu yang membuatnya tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menghindar dan menghindar.Menghindar dari seseorang yang bernama Yuri.
Jam menunjukan pukul sepuluh malam,Taeyeon telah terlelap dalam pelukan isterinya Tiffany,namja itu memang manja walaupun sudah berumur,Wajahnya tetap tampan dan imut,hanya sedikit ada gurat-gurat kelelahan yang berbekas di matanya.Mereka berdua memang seperti orang pacaran terus.Kamarnya juga seperti istana raja,dengan kelambu dan rumbai-rumbai.
Sementara itu Yoona tertidur di meja belajarnya,padahal semua yang ia kerjakan belum sedikitpun selesai.
Tapi tidak dengan Yuri,ia dengam costum anehnya itu bergegas membawa mobil miliknya untuk pergi ke tempat Jessica dengan satu tujuan.Tujuan yang aneh dan gila.
Mobil itu berangkat dan segera melaju dengan kecepatan tinggi,dan Yuri terlihat sangat lihai mengemudikannya.
“Tunggu Aku Sica…aku sudah membujukmu dengan kata-kata yang halus tapi kau memang keras kepala..beginilah jika kau menantang Yuri..”
Jessica merasakan sesuatu yang tidak enak malam ini,gaun tidurnya memang sangat tipis sehingga angin malam sedikit membuat kulitnya kedinginan.
“Sebaiknya aku segera tidur,kasihan bayiku..”Gumam Jessica sembari mengusap pelan perutnya yang mulai membuncit.
Ia berdiri dan berjalan hendak  menuju kamarnya dalam keremangan malam,sebelumnya ia mematikan Televisi dan meletakkan remotnya di samping benda itu.
Tiba-tiba ia mendengar suara pintu diketuk,seketika itu juga pikirannya kacau dan banyak anggapan-anggapan yang buruk menghampiri otaknya.
Apakah itu orang baik atau orang jahat.?
Jessica menatap pintu itu dengan raut wajah ketakutan,ada apa dengan hidupnya sehingga pintu itu seolah seperti pintu neraka.
“Jessica..ini aku Yuri buka pintunya cepat..!!!”
Jessica terkejut mendengar suara itu yang disertai dengan ketukan tidak sabar dan gedoran tidak sopan.
“Yuri?..untuk apa dia malam-malam seperti ini..?”Pikirnya.
“Jessica Cepat buka atau kau akan tahu akibatnya,aku bisa membuka pintu ini tanpa kau yang membukanya!!..”
Jessica mundur dua langkah dan tubuhnya terhenti di dinding,jemarinya gemetar.Ia menggeleng lemah dan ingin sembunyi namun ia ragu.
“Jessica…!!!!”
Jessica menjawab,
“Iyaa !!!”
Jessica menyerah dan memilih untuk maju membuka pintu neraka itu,ketika pintu itu dibuka ia menatap lekat sosok seorang Yuri yang memakai busana seperti ingin ke Gunung.
“Kenapa lama sekali membukanya..!!!,”Bentak Yuri seenaknya.
Jessica menggigit bibir bawahnya dan menjawab,
“Apa tujuanmu pergi kesini malam hari ?”
Yuri menyeringai dan berkata,
“Aku ingin membawamu pergi,”
“Aku tidak mau..!”Jessica berkata dengan nada tegas.
“Kau harus mau,atau kubunuh bayimu..!!!”
Jessica semakin ketakutan saat Yuri mulai menunjukan kekasaranya,yeoja itu menggenggam lengannya  dan menariknya.
“Aku tidak mau,!.lepaskan..!!!”Jessica memberontak namun Yuri tetap memaksa yeoja malang itu untuk memasuki mobil,Jessica terisak dan segera masuk kedalam mobil.
Yuri menguncinya dan segera masuk kedalam mobil itu menyusul Jessica yang ketakutan disamping tempat duduknya.
Yuri menghidupkan kembali mobilnya dan mereka berdua berangkat melintasi kelamnya Kota malam.
“Kau mau apa..?”Tanya Jessica yang memperhatikan Yuri.
“Aku ingin membalas semua kesalahanku padamu Sica,apakah kau tidak mengerti juga ?”
“Tidak apa-apa Yul,aku sudah melupakan semuanya,sekarang lepaskan aku..aku mohon..”
“Tidak Akan karena aku mencintaimu..”
“Tapi itu tidak mungkin karena kita…”
“Aku memang Yeoja,tapi aku pecinta Yeoja,kau harus tahu itu dan aku hanya menyukai Yeoja yaitu kau Jessica ingat itu..!!”
“Kau jangan mengecewakan Appamu gara-gara aku,cepat kembali dan jalani kehidupanmu Yuri..”
Yuri menghentikan mobil itu dengan rem mendadak membuat Jessica terkaget dan Syok.
Jessica tertunduk lesu.
Yuri berkata,
“Sica..aku mohon,aku kini sadar jika aku tidak bisa hidup tanpamu,kau tahu semua yang aku lakukan ini karena aku mencintaimu,aku mencintaimu dari dahulu,tapi aku takut dan aku selalu mengganggumu,aku memang keterlaluan tapi aku tidak bisa melupakanmu,aku mencintaimu Jessica kau harus tahu..”
Jessica dapat mendengar semua kata-kata Yuri itu dibalik rambutnya yang menutup wajahnya yang tertunduk,suara itu begitu tulus dan membuat air matanya jatuh.Nafas Yuri memburu dan melemah.
Jessica menaikkan kepalanya perlahan dan melihat Yuri yang terpejam dan bersandar di Sofa mobil,Yuri menjatuhkan air matanya dan terisak pelan.
“Yuri..?”Gumam Jessica pelan,
“Aku lelah,aku benci menjadi Yeoja,tidak bisa mencintaimu karena aku Yeoja,iyakan?,kau milik Yoona,begitukah?..”
Jessica bingung harus berkata apa,ia paling tidak suka melihat Yuri menangis dan ia tahu bahwa Yuri tidak akan menangis dikala ia berbohong dan akan menangis dikala ia Jujur.
“Bukan,Bukan Begitu Yuri,aku juga mencintaimu.”
Yuri terbangun dan tersenyum mendengarnya,ia menatap Jessica yang menatapnya.
“Kau Tidak berbohong,kau mencintaiku benarkah..?”
“Aku tidak mau mengulangi kata-kataku,kau sudah mendengarnya..”
Yuri mendadak bersemangat dan segera menjalankan mobilnya lagi dengan sangat kencang sembari mengoceh,
“Baiklah Yuri dan Jessica akan hidup bersama,kita akan pergi jauh dan menjauh,kita akan bahagia Sica…”
Mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi menuju arah barat Korea,Jessica sempat pusing dengan kecepatan seperti itu.
“Jangan cepat-cepat jalannya,aku takut..”
Yuri terkekeh pelan dan menurunkan laju mobilnya,ia mengemudi seperti biasa sembari bernyanyi dengan lagu-lagu yang tidak jelas nada dan liriknya.

Hore…kita pergi jauh..ke angkasa raya..
Tidak perduli dengan semua resiko yang penting kita pergi…ha ha..
Hidup bersama dan bahagia selamanya..
Itulah Yulsic la la laa la….

“Pabo..”Gumam Jessica yang tentu saja tidak didengar oleh Yuri.

03:00 PM

Mobil itu telah lama melaju dan sekitar jam tiga pagi mulai berhenti di depan sebuah rumah mewah yang luas dan asri,terlihat dari pilar-pilar dan tamannya yang memilik air mancur.Itu adalah mansion pribadi milik Yuri yang dibeli dengan uangnya sendiri,di mana Yuri mendapatkan uang selain dari Kim Taeyeon?.
Itu merupakan suatu rahasia khusus yang hanya Yuri yang tau.
Seorang satpam membuka pintu gerbang dan mobil Yuri memasuki perlahan halaman mansion itu,Jessica masih terlelap di dalam mobil sedangkan Yuri menguap untuk menahan kantuknya.Ia segera turun dari mobil itu dan membuka pintu untuk mengeluarkan Jessica dari mobil.
Yuri mencoba mengangkat Jessica yang memang ringan,ternyata ia berhasil dan segera menutup kembali pintu itu tanpa disadari oleh Jessica.Yuri berjalan santai dengan beban yang di bawanya,tidak terlalu berat dan wajah Jessica yang polos membuat kecantikannya bertambah.
Ia meletakkan Jessica di tempat tidur mewah itu,kemudian menyelimutinya dengan penuh kasih sayang.Yuri segera keluar dan berjalan menuju sofa,lalu membaringkan diri dan terlelap dalam mimpi indahnya.
……………..
Siwon masih dibalik jeruji besi,setelah sidang yang berlangsung seminggu yang lalu ia harus di DO dari sekolah dan di penjara selama dua tahun.Bukan waktu yang sebentar jika di jalani,ia sudah berusaha untuk meyakinkan Jessica namun nihil bukan yeoja itu yang berkuasa tapi Yuri.
“Sialan kau Yuri..!dasar penipu..!penghianat..!awas akan kubunuh kau..hah..!!!”
Brakkk…!!!
Ia hanya bisa menendang semua yang ada disekitarnya,lalu terduduk lemah.Ia tidak menyangka bahwa Yuri akan melaporkannya ke polisi setelah perjanjian awal.Berbagai umpatan menyakitkan untuk didengar keluar dari mulut Siwon membuat penjaga sipir menjadi marah dan menegurnya.
“Kau bisa diam tidak,kau akan dihukum lebih berat jika berteriak-teriak seperti itu!”
“Tapi saya tidak bersalah pak,seharusnya Yuri yang masuk penjara,!”Ujar Siwon membela diri.
Sipir itu berkacak pinggang dan menepis remeh,
“Mana ada perempuan memperkosa perempuan,dasar aneh…!”
“Tapi pak..!”
Sipir itu pergi begitu saja karena malas meladeni Siwon yang sudah tidak waras,sebenarnya ia putra dari Choi Minho yang menjadi Komisaris di Perusahaan Kim.Tapi Orang Tuanya memang sudah muak dengan tingkah Siwon yang menjijikkan itu,menurut mereka biarlah Siwon dibina di lapas dan mungkin akan menjadi anak yang baik nantinya setelah keluar.
“Oh my gosh,awas kau Yuri akan kubalas perbuatanmu..!!!!ingat itu..!”
………………
Tiffany mencoba menelpon Putrinya yang nakal itu sekali lagi,namun sia-sia saja karena Yuri tidak mengangkatnya juga membuat nyonya eyesmile itu cemberut.
“Tae..kau lihat kelakuan putrimu itu,semakin hari semakin membuatku ingin mati saja..”
Pintu kamar mandi terbuka dan Taeyeon terlihat segar sekali,kulit yang putih dan perut yang sixpack membuat ia tampak seperti anak muda saja.
Taeyeon mendekat dan berkata,
“Dia sudah besar,aku sudah malas mencampuri urusannya Ppany..”
“Bagaimanapun Juga aku eommanya Tae,apalagi dia seoarang Yeoja.Dia tidak boleh seperti namja dalam waktu yang panjang,aku tidak mau..”
“Iya juga ya,.nanti dia bisa jadi penyuka sesama Jenis..”
Tiffany menjatuhkan tubuhnya diatas kasur,lalu menyesali semua yang terjadi pada Yuri.
“Ini semua gara-garamu Kim Taeyeon..seandainya kau tidak mengasuhnya lebih banyak pasti ia akan menjadi Feminim..”
“Kenapa aku yang disalahkan,salah aku bersama buah hatiku setiap saat.?”
“Ya itu akibatnya,dia jadi seperti itu..”
“Jangan Salahkan aku,salahmu yang membiarkan aku mengsuhnya dengan cara yang salah,!”
Tiffany bangun dari pembaringannya dan bersedekap,
“Seorang Kim Taeyeon marah setelah dua puluh tahun tidak marah..?”
“Aishhh kau menyebalkan Ppany,”
“Kau yang menyebalkan..”
“Kau..”
“Kau..!”
“Cukup..!!!”Suara teriakan Yoona mengagetkan Taeyeon dan Tiffany,Tiffany kaget karena hanya memakai hotpans dan kaos mini,lekuk tubuhnya yang sempurna itu terekspos jelas di mata Putranya yang menginjak dewasa.
“Pergi kau Yoong,masuk tidak izin ke kamar orang tua.!”Marah Taeyeon.
“Pergihhh..!!!”Pekik Tiffany histeris.
Yoona kaget dan segera berlari saat sebuah bantal akan melayang mengenainya,dan pintulah yang menggantikannya.
Bukkkk.,!!
“Oh Ppany,mianhae sayang aku akan melindungimu..”
Taeyeon panik dan segera memeluk isteri tercintanya itu dengan erat,Tiffany semakin cemberut dan menangis tersedu-sedu.
“Tae-Tae,kau harus memberi pelajaran pada kedua anak kurang ajar itu,aku kesal karena mereka berdua durhaka pada eommanya hiks..”
“Iya Ppany,aku akan menghukum mereka berdua untukmu,tapi kalau semuanya mati kita buat lagi ya..”
“Kyaa..!jangan sampai mati.._dasar Byun..”Tiffany memukul pelan dada bidang Taeyeon.
“He he..aku hanya bercanda sayang,tanpa menunggu mereka mati kita bisa membuatnya kapan saja,apalagi tubuhmu masih seksi seperti dahulu..”
“Tapi aku tidak ingin punya anak yang kurang ajar,aku ingin yang manis dan feminim Tae…seperti aku..”
“Oke oke pasti kita akan mendapatkannya..”
“Aku ingin sekarang..”Rengekan manja Tiffany keluar dari bibir merahnya.
Tiffany mengalungkan tangannya di leher suaminya,dengan senang hati Taeyeon menyambutnya.
“Tentu Ppany..”
Mereka berdua hanyut dalam cinta dan gairah yang tidak pernah hilang sejak dahulu hingga sekarang.
Yoona terbelalak melihatnya dan segera pergi dari depan pintu kamar orang tuanya.
“Mereka seperti pengantin baru..ck ck ck..”
……………..
Jessica membuka matanya perlahan setelah nyenyak tidur semalaman,saat ia bangun dari pembaringan.
“Yul..kau dimana..”Panggil Jessica dengan nada manja.
Tidak ada jawaban dari Yuri membuat Jessica berdiri dan mencoba untuk keluar dari kamar super mewah tersebut.
Dindingnya berwarna kuning dan lantainya terbuat dari marmer,bisa dirasakan saat di injak maka begitu halus.Kamar itu juga sangat lengkap dengan berbagai Fasilitas yang modern dan menyenangkan.
Televisi dan Komputer,Sofa dan lain-lain.
“Yuri..”
Jessica memanggil kembali sembari membuka pintu kamar untuk Keluar.Setelah terbuka ia segera berjalan dengan langkah perlahan untuk mencari Yuri.Setelah menoleh kesana kemari ia melihat orang yang ia cari tertidur dilantai bawah kaki Sofa dalam keadaan telungkup.
“Yuri..!!!”
Jessica berlari dengan perasaan khawatir,Yuri terkejut mendengarnya dan terbangun.
“Yul..kau tidak apa-apa..?”Tanya Jessica saat menghampiri Yuri yang duduk terbangun.
“Jessica kau sudah bangun..?”Yuri balik bertanya.
“Aku bertanya padamu Yul,kenapa kau tidur di Sini sedangkan aku di kasur..?”
Yuri menoleh heran menyadari bahwa ia tidur di lantai yang dingin,setelah sadar ia menepuk jidatnya.
“Anniyo Sica,sebelumnya aku tidur di sofa bukan di lantai..”
Jessica terkekeh pelan dan berkata,
“Itu berarti kau terjatuh saat tidur,mungkin kau tidur tidak benar dan seharusnya kau tidur disampingku..”
“Tidur disampingmu?,aku tidak berani bisa-bisa kau berteriak karena mengira aku telah memperkosamu…”
“Tidak mungkin..ha ha kau ini aneh..”
Yuri menatap Jessica serius membuat Jessica terdiam dan gugup,
“Mungkin saja karena aku telah jahat padamu,aku tidak berhak tidur didekatmu Jessica Jung ”
“Kau jangan berkata seperti itu,kau pastinya tidur denganku Yuri..”
“Aku tidak pantas Sica,aku ini jahat,aku budakmu sekarang dan kau bebas melakukan apapun padaku,baik sebagai pembantu atau pelayan aku siap Sica..”
“Aku tidak mau,lebih baik aku yang menjadi pembantu untukmu..”
“Tidak Jessica akulah yang pembantu,Yuri adalah pelayan Jessica dirumah ini,kau lihat rumah ini milikmu dan aku milikmu.”
“Tidak..!!”
Yuri terkejut mendengarnya,kali ini sebuah keseriusan tergambar jelas dari wajah dingin Jessica yang menatapnya.
“Sica Mianhae.”
Jessica memeluk Yuri dengan erat dan terisak pelan,
“Mana mungkin aku tega menjadikanmu pembantu sementara aku mencintaimu,itu mustahil Yul sangat mustahil Hiks hiks..”
“Sica.”
“Kau sudah berjanji Yul apakah kau ingin mengingkari janjimu”
“Apa yang kau inginkan dariku Sica,aku ini sangat buruk..”
“Aku ingin semua yang ada padamu,tubuhmu,cintamu,senyummu,semuanya”
“Artinya kau siap menikah denganku walaupun aku yeoja..”
Jessica mengangguk setuju dan kembali memeluk Yuri,”Aku tidak peduli kau yeoja ataupun tidak,yang jelas aku mencintaimu..”
“Aku juga Sica.mian aku telah membuatmu menaggung sesuatau yang berat,”
Ajhuma Han meneteskan air matanya saat melihat adegan haru Yuri dan Jessica di tuang tamu,ia bekerja sebagai pembantu di rumah ini.Umurnya 50 tahun dan tubuhnya sedikit gemuk.
“Oh..aku jadi merindukan Suamiku..”
Yuri dan Jessica melepas pelukan mereka dan Yuri menggandeng Jessica menuju Kamar yang mewah tadi.
Yuri berucap,
“Kau harus mandi dan membersihkan diri,kita mulai hidup baru di rumah kita”
“Jangan pergi..”Ucap Jessica dengan nada sedih.
Yuri menghela nafas panjang lalu membalas,
“Aku ingin pergi kemana Sica sedangkan yeoja yang aku sayangi ada disini?”
“Aku takut kau berbohong dan menjebakku,”
Yuri terkekeh pelan dan memandang Jessica lekat-lekat.
“Aku tahu kau masih meragukan cintaku karena aku sangat jahat padamu,tapi akan kau buktikan jika aku benar-benar mencintaimu apapun itu..”
Jessica membalas tatapan mematikan dari Yuri,kemudian sedikit berfikir lalu berkata spontan,
“Aku ingin kau mentato tubuhmu..”
Yuri terbelalak mendengarnya,tato adalah kelemahan fatal baginya.Jessica benar-benar ingin menguji cintanya.
“Tapi Sica aku ..”
“Jika kau mencintaiku..”Sambung Jessica lagi.
Sebuah keputusan yang bijak untuk Yuri,meski itu sangat berat  namun Yuri akhirnya menerima permintaan Jessica yang sangat membahayakan tubuhnya itu,
“Baiklah kau akan melihat tato ditubuhku besok..”
Jessica dapat melihat raut wajah Yuri yang ragu-ragu saat mengatakan itu,tapi itu wajar karena Jessica tahu sekali jika Yuri sangat anti Tato.
Yuri memanggil,
“Ajhuma..”
Ajhuma Han segera datang dengan tubuh gemuknya itu dan menyapa dengan ramah majikannya,
“Ya Tuan saya selalu hadir,”
Jessica tersenyum melihat penampilan Ajhuma Han yang lucu dan unik,yaitu mengenakan baju Hanbook asli Korea.
“Tolong Ajhuma sediakan semua yang Jessica butuhkan,aku tidak ingin mendengar ia mengeluh sedikitpun tentang rumah ini padaku.”
“Baiklah Tuan,saya akan menjalankan perintah tuan dengan profesional”
Yuri memandang Jessica kembali dan berkata,
“Aku keluar dahulu,”Ucap Yuri sejenak.
“Kau harus tetap disini.”Jessica menahan Yuri.
Yuri memandang sejenak Ajhuma Han dan Ajhuma itu tersenyum mengerti.
“Baiklah,”Kata Yuri lembut dan ia duduk di sofa kamar itu untuk menunggu Jessica selesai mandi.

………….

“Nunamu Kabur?yang benar saja Yoong,!”
Taeyeon kaget mendengar berita dari Yoona siang itu,meski terlalu terburu-buru karena belum tentu Yuri kabur tapi Yoona yakin seratus persen jika Yuri memang pergi dari rumah dan tidak akan kembali karena ia meninggalkan sebuah surat di atas tempat tidur.
“Ini Surat dari Yuri Nuna,”Lanjut Yoona lesu sembari menyerahkan selembar kertas diatas meja Appanya yang frustasi.
Taeyeon segera membukanya kasar lalu membacanya perlahan.

Appa aku telah memutuskan untuk pergi,aku akan hidup bersama Yeoja yang aku cintai,mungkin Yoong,Appa dan Eomma akan terpukul tapi ini adalah jalan hidup Yuri
Appa.
Kalian tidak usah mencariku karena aku jauh sekali,aku yakin kalian semua pasti tidak akan mau mempunyai Putri penyuka sesama Jenis seperti ku..
Aku sayang kalian semua..

Taeyeon menahan amarahnya dan meletakkan surat itu di atas meja.
“Sooyoung…!!!!”
Yoona terkejut dan jantungnya hampir copot mendengar teriakan Appanya.
Seorang Ajhushi yang tinggi sedang sibuk makan snack diruang kerjanya,terkaget mendengar panggilan Taeyeon.Ia segera bergegas memenuhi panggilan itu dengan berlari cepat dan menghampiri Bosnya yang ada di tempatnya.
“Iya Tuan,saya hadir..”
Taeyeon menarik nafas dalam dan membetulkan letak dasinya.
“Cari tahu keberadaan Yuri sampai kau menemukannya,tangkap dia dan bawa kehadapanku,kerahkan semua ajhudan dan kalau perlu Polisi,aku tidak ingin ada kata gagal”
Sooyoung berdiri tegap dengan hormat,
“Siap Tuan,akan kami laksanakan..!!”
Yoona hanya melongo saat melihat kekuasaan Appanya,sekarang ia baru menyadari siapa Kim Taeyeon yang tak lain adalah Appanya sendiri.
Seorang Konglomerat yang kaya raya,mempunyai banyak sekali perusahaan dan hartanya bernilai Ratusan triliun dan milyaran Doolars.
“Appa,jangan menghukum Yuri nuna terlalu berat..”Pinta Yoona polos.
Taeyeon membalas,
“Bukan Urusanmu Bocah kecil,sekarang ayo kita pulang..!”
Taeyeon segera beranjak dari tempatnya diikuti oleh Putra bungsunya Kim Yoona,meski Taeyeon sangat mencintai Putrinya melebihi apapun namun tetap saja Yoona masih dibutuhkan untuk membantunya di perusahaan dan saat-saat yang sulit seperti saat ini.
“Kau saja yang mengatakan pada Eommamu perihal Nunamu itu,aku takut eomma marah pada Appa,dan tolong bantu Appa untuk mencari keberadaan bocah itu..”
“Ne Appa..”Yoona hanya menurut patuh pada perintah appanya.
“Diam-diam kau anak yang baik Yoong,Appa bangga padamu,”
Yoona tersenyum malu dengan pujian Appanya,tangan Taeyeon mengusap-usap rambutnya yang seperti Justin Bieber itu.
Yoona memang seorang Namja yang baik hati,pintar dan rajin.Selalu ramah dan Sopan terhadap siapapun,penurut dan tentu saja kesayangan Tiffany.

To Be Continued

Anyoong Readers sekalian,ada yang kangen gak.Aku yakin pasti ada terutama sama Ffnya yang gaje ini.
Ff ini aku bikin asal namun menurutku alurnya asyik banget sampe aku baca terus-terusan sampai lupa postingnya ha ha..mian..
Mengenai author yang jarang posting,sekali lagi mian Sebenarnya Author ni sedang sibuk nyelesain baca novel nya detektif-detektif gitu jadi rada lupa sama ff author yang harus dilanjutin..
Oke..itu saja..

Advertisements

4 thoughts on “Im Sorry Chap 03

  1. Aku baru baca part ini, gk bgitu paham dg apa yg trjadi.
    Tapi thor, gk ada ke ajaiban nih buat yul, kasian jg kan kalau yulsic hrus idup seperti itu.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s