Im Sorry Chap 01

Cast  :Kwon Yuri and Jessica Jung,Kim Taeyeon and Tiffany Hwang,Im Yoona.

Genre :Family Drama and Yuri

Rating :PG 17+

Author :Kim Maria

Yuri tidak bisa menerima kenyataan bahwa Jessica seorang gadis remaja biasa dan tidak jelas tinggal di rumah mewahnya itu,sebelumnya Jessica juga sudah membuatnya harus menjadi penjahat kecil di sekolah.

Di Soul Internasional high school yang membuka sekolah Tk sampai SMA,Kim Yuri yang merupakan putri dari pasangan serasi tampan dan cantik yaitu Kim Taeyeon dan Hwang Tiffany.Sifat Yuri sedikit tomboy dan dingin,sombong dan angkuh karena sang appa merupakan Ceo Kim Group yang bergerak di berbagai bidang industri Dunia.Gadis itu juga pendiam dan tidak suka berteman kecuali dengan orang-orang kaya saja,suka mengejek gadis cantik dan penyabar yaitu Jessica Jung.

“Appa..!kenapa kau mau mengurus orang anak itu,!memangnya rumah kita ini tempat penampungan apa..!,”Teriak Yuri Frustasi didepan Kim Taeyeon yang sedang membaca koran harian,sedangkan Tiffany hanya menggeleng atas ketidaksopanan putri satu-satunya itu.

“Nuna,kau tidak boleh seperti itu,Jessica nuna itu putri sahabat Appa,”Ucap namja yang bernama Yoong,ia menasehati sang nuna agar bisa menerima keputusan orang tua mereka untuk mengurus Jessica dan tinggal bersama mereka.

“Oh my gash,Appa harus tahu jika anak itu adalah musuh paling menyebalkan di sekolah,aish..”

“Justru itu Appa tidak ingin sifat burukmu itu dikembangkan,kau tidak berhak menentukan apapun keinginan Appa,”Tegas Taeyeon kepada putrinya,lalu kembali fokus dengan koran harian yang dipegangnya.

Yuri terdiam dan matanya berkunang karena ingin sekali menumpahkan air matanya saat itu juga,baginya itu adalah ucapan paling buruk yang pernah ia dengar sepanjang hidupnya karena selama ini sang Appa sangat memanjakannya dalam segala hal namun sekarang..

“Appa tidak sayang lagi kepada Yuri..”Kata Yuri lagi dengan nafas tersedat karena menahan tangisnya,bagaimanapun juga ia juga seorang Yeoja yang bisa saja menangis walaupun Tomboy.

Taeyeon hanya diam saja dan tidak sedikitpun ingin menanggapi keluhan putrinya yang terlihat tidak dewasa itu,dalam pikirannya semua sifat Yuri yang tomboy adalah karena terlalu dekat dengan Appanya dari pada sang Eomma yang lebih dekat dengan Yoong,bukankah itu terbalik,mungkin dengan adanya Jessica bisa membuat Yuri sedikit ada jiwa perempuan karena Jessica terkenal cantik dan feminim,sifatnya lembut dan pendiam meski sedikit penakut.

Yuri berlari dengan perasaan sedih menuju kamarnya yang luas seperti istana,ia menangis sejadi-jadinya karena ia sendiri bingung bagaimana jika teman-temannya disekolah tahu jika Jessica sekarang sudah menjadi bagian dalam keluarganya.

“Kenapa semua orang meremehkan aku dan lebih memilih anak ingusan itu hiks,hiks,”Yuri terisak dan terus menggerutu sambil memeluk bantal The Avengernya.

Ia gadis yang tidak suka memasak,mencuci,atau bersih-bersih,semuanya dilakukan oleh pembantu.Sehari-hari pekerjaan anak itu hanya main game saja,makan saja jarang kecuali mie dan pizza,tidurnya selalu terlambat dan bangunnya kesiangan,masuk sekolah sebenarnya terlambat namun siapa yang berani melawan putri konglomerat itu.

Sementara Jessica Jung yang merupakan cucu dari seorang nenek yang biasa Taeyeon panggil Nyonya Jung,dahulu nyonya Jung adalah pemberi motivasi bagi Kim Taeyeon dan akhirnya bisa sukses seperti ini,sehingga Taeyeon ingin sekali membalas budi dengan mengasuh Jessica hingga sukses dan sekalian mengajar Yuri agar menjadi anak perempuan yang feminim dan tahu tata krama.

Pagi Jam 06:00 Waktu Korea selatan..

Yuri masih terlihat bangkong dalam tidurnya,kamarnya sangatlah berantakan.Memang anak gadis berumur tujuh belas Tahun ini harus diberi pelajaran,namun ada yang berbeda dari pagi ini biasanya Yuri dibangunkan oleh pembantu rumah namun sekarang  sepertinya Yuri harus bisa bangun sendiri.

Jessica terlihat cantik dengan baju seragam sekolahnya pagi itu,meski baru jam 06:00 pagi ia sudah mandi sejak jam 05 pagi karena ia termasuk jajaran siswa teladan dikelas A bersama Kim Yoong yang menjadi ketua OSis,mereka menjadi semakin dekat semenjak kemarin berbasa-basi.

Sebenarnya Jessica sangat sedih karena dibenci oleh Yuri,baginya Yuri adalah anak yang sebenarnya baik hanya saja karena kurangnya perhatian dari orang tua dalam segi psikologi menjadikan Yuri anak gadis yang dipenuhi  sifat-sifat buruk.

Ia mencoba ingin membangunkan Yuri yang kamarnya tidak jauh dari kamarnya pribadi tapi Jessica begitu takut,karena Yuri akan semakin membencinya.Tetapi jika tidak dibangunkan yang jelas anak itu tidak akan bangun sampai kiamat datang.”Aku harus bagaimana,lebih baik kau jangan perdulikan Yuri bukankah selama ini dia jahat padamu,kenapa harus perduli,huh,”

Tapi Jessica tidak bisa,ada perasaan aneh dalam dirinya jika mengingat Yuri,dia akan khawatir jika Yuri sakit dan dia tidak bisa membenci Yuri walaupun Yuri sering nakal dan membuatnya menangis karena sering dibully habis-habisan.

“Aku harus membangunkanmu walaupun kau melempariku dengan bantal nantinya,okey,”Jessica menarik nafas dalam-dalam lalu menguatkan hati dan berjalan kearah kamar Yuri.

“Cklekk…”Tangan Jessica dengan perlahan membuka pintu kamar Yuri yang tingginya setara dengan gerbang garasi rumahnya,dan seketika itu Jessica hanya melongo melihat betapa anehnya kamar Yuri.

“Diakan Yeoja, kenapa kamarnya seperti namja,aku jadi takut nih,oh ya aku lupa diakan tomboy tapi..foto itu,”Wajah Jessica terlihat memerah saat menatap poster yeoja seksi di dinding kamar Yuri.

“Seksi sekali,apakah Yuri menyukai Yeoja?,”Jessica menelan ludahnya,pantasan saja Taeyeon Ajhusi memohon padanya untuk bisa mengajari Yuri agar mempunyai jiwa perempuan,sebenarnya ia ingin tegas kepada Yuri namun tidak bisa.

Saat ia sedang asyik memperhatikan foto-foto di dinding kamar itu tanpa Jessica sadari Yuri dengan wajah sangarnya berdiri dibelakang gadis blonde penasaran itu,Yuri sangat marah dan tidak menyangka bahwa Jessica berani memasuki kamarnya.

Jessica menoleh saat merasakan ada seseorang dibelakangnya dan ternyata..

“Yuri…?,”Gumam Jessica.

“Bagus ya kamu,mentang-mentang Appaku menyuruhmu untuk tinggal disini kamu seenaknya masuk ke kamar ku ,,hah..!!”Ucap Yuri dengan nada geram dan mendekatkan wajah maskulinya kedepan wajah Jessica sehingga Jessica menjadi gugup tak karuan dan jantungnya berdegup dengan sangat kencang.

“Aku..hanya..”

“Hanya apa..!!Pasti kamu ingin mencuri kan,oohh kembalikan barang yang telah kamu curi cepat..”Bentak Yuri dengan keras,tangannya berkacak pinggang dan rambut panjangnya terlihat kusut.

Jessica menggeleng lemah dan penuh ketakutan dengan tatapan tajam mata Yuri,”Aku bukan pencuri Yul,”

“Alah..persetan!aku tidak perduli yang penting..”Ucapan Yuri terputus disaat mendengar isak tangis Jessica yang menyedihkan.

“Hiks hiks hiks,”

Yuri tertawa jahil dan melipat tangannya didepan dadanya,sambil berkata dengan gaya mengejek,”Oohh kamu nangis ha ha ha,dasar cengeng itu pasti senjata kamu,hebat,”

Yuri merasakan suara tapak Appanya sedang menuju kamarnya,pasti karena mendengar ia membentak Jessica dan ini adalah alamat gawat,dengan cepat Yuri berpura-pura membelai rambut Jessica,”Hei kamu jangan menangis,tidak ada hantu kok disini,kan ada Eunnie..”

“Ada apa ini Yul,kenapa Jessica menangis,”Kata Taeyeon Appa saat melihat putrinya membujuk Jessica,rupanya Taeyeon ingin kekantor dan kebetulan mendengar isak tangis Jessica menjadi penasaran lalu mendatangi kamar Yuri.

Yuri  segera menggandeng bahu Jessica seolah mereka berdua berteman dengan serasi,”Ini Appa,Jessica takut ada hantu dikamar ku,”

“Benar Jessica apa kata Yuri?,”Tanya Taeyeon Appa dengan raut wajah khawatir,sebenarnya ia mengira bahwa Yuri telah menjahili Jessica.

Yuri Memberi isyarat matanya kepada Jessica saat Jessica menoleh kepadanya,Jessica mulai mengerti dan mengangguk sambil berbohong.”Iii yaa..ajhushi,aku memang takut hantu,”

“Ya sudah Yuri,hibur Jessica ya Appa mau ke kantor dahulu,”Kata Taeyeon Appa sambil tersenyum,ia memang telah menganggap Jessica seperti putrinya sendiri.

“Beres Appa,Jessica akan aman dalam penjagaan Yul,”Senyum Yuri begitu manis dimata Jessica saat melihat Appanya,walaupun itu cuma akting semata namun entah kenapa bibirnya tersenyum senang mendengar ucapan Yuri.

“Kamu ini,ha ha..”Tawa Taeyeon Appa pecah saat mendengar bualan putrinya,ia mengangguk bangga dan menepuk bahu putrinya itu.

Setelah Taeyeon Appa Pergi meninggalkan kamarnya Yuri segera melepaskan pelukannya di bahu Jessica,ia sedikit menyesal kenapa harus berakting manis didepan Appanya.”Jawab pertanyaanku,kenapa kau masuk ke kamarku Jessica Jung..”

“Aku hanya ingin membangunkanmu,aku takut jika kau terlambat,maafkan aku jika membuatmu marah..”

“Aish,kau ini sok perhatian Sica eh maksudku Jessica,sekarang keluar dari sini okey,”Ucap Yuri dengan penekanan dan tangannya menunjuk kearah pintu,Jessica mengerti dan langsung segera beranjak namun..

“Eh tunggu dulu Jessica,”Panggil Yuri lagi saat Jessica mulai beranjak dari kamar Yuri.

Jessica menoleh dan kembai menghadap Yuri yang memanggilnya,”Ada apa Yul,?”

Yuri terdiam dengan gaya memikirkan sesuatu,matanya menatap dengan intens seluruh tubuh Jessica sehingga gadis blonde itu menjadi gugup dan salah tingkah,Yuri tersenyum licik dan mendapatkan ide.”Berhubungan kau sudah memasuki kamarku,aku ingin kau membereskan kamarku dan menyiapkan baju seragamku,aku ingin mandi,dan ingat tidak ada bantahan..!,”Ucap Yuri dengan nada perintah,ia ingin menjadikan Jessica seolah seperti pembantu tapi itu terlihat tidak tepat,mereka seperti sepasang suami isteri.

Jessica mengerutkan alisnya saat diperintah seperti itu,ia melihat Yuri yang memasuki kamar mandi hanya terdiam.Bagaimana kalau ia telat masuk sekolah?.Jessica menggaruk kepalanya yang tidak gatal dengan frustasi,disisi lain ia mau menuruti Yuri namun disisi lain ia merasa terhina jika menuruti kemauan Yuri.

“Baiklah,mungkin ini ujian dalam hidupku,”Gumam Jessica pelan dan segera membereskan kamar Yuri yang berantakan,ia merasa sedikit terhenyak melihat minuman berakhohol yang botolnya berserakan di meja.”Dasar Yeoja aneh..tidak pernah berubah..”

Jam menunjukan pukul 07:00,Yuri telah selesai dari mandinya lalu keluar dari kamar mandi,ia melihat bahwa Jessica sudah tidak ada lagi dan kamarnya begitu cemerlang serta enak dipandang,ia tersenyum puas lalu mengangguk senang.

Jessica dan Yoong terlihat begitu akrab saat menunggu Yuri di ruang tamu,sebenarnya sudah lama Yoong menyukai Jessica dan berniat untuk menjadikan gadis blonde itu kekasihnya namun ia adalah namja yang belum punya keberanian sedikitpun untuk mengutarakan rasa sukanya karena ia takut Jessica akan menolaknya.

“Oppa ini,terlalu berlebihan aku tidak secantik itu,”Kata Jessica saat mendengar semua pujian-pujian Yoong yang bisa membuat sumua Yeoja melayang.

Yoong terkekeh kecil,dan menatap Jessica dengan senyum Dorkynya,”Benar Sica,oppa tidak bohong kamu sangat cantik seperti bidadari,”

“Biasalah,namja itu suka menggombal termasuk oppa,”

“Aish,oppa bukan menggombal..”Yoong mulai sedikit kesal karena Jessica mengira ia hanya main-main,padahal semua itu adalah ungkapan rasa cintanya terhadap Jessica.

“Hi hi..”Jessica terkekeh pelan melihat Yoong yang menggembungkan bibirnya,seperti anak kecil yang menggemaskan.Mereka tampak serasi dan akrab sehingga cocok jika berpacaran ataupun berkencan.

Yuri yang melihat kedekatan  Yoong dan Jessica merasa kesal,ia khawatir Yoong tidak akan lagi bermain bersamanya karena terlalu banyak bermain dengan Jessica”Dasar!,parasit akan tetap menjadi parasit,huh,”

Yuri berpenampilan staylish dengan seragamnya,ia biasa memakai jaket tebal selutut dan topi agar tampak keren,ia terlihat cantik sekaligus tampan.Semua namja akan terpesona padanya dan sebenarnya para Yeoja juga ada yang memendam perasaan kepadanya,dikarenakan sifat gentlemannya melebihi seluruh namja yang bersekolah di Soul Internasional High School.

Ia dengan gaya cueknya menuju garasi mobil hitam miliknya,melewati Jessica dan Yoong yang sedang sibuk bergurau.Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa Yuri berniat meninggalkan mereka yang telah rela menunggunya sedari tadi,setelah memasuki mobil,Yuri segera menghidupkan mesin mobil itu dan pergi kesekolah begitu saja saat jam tepat menunjukan pukul 07:23.

“Kenapa Yuri nuna lama sekali,?”Tanya Yoong kepada Jessica saat melihat jam tangannya,ia sudah bosan menunggu.

“Ya sudah oppa,aku panggil dahulu karena waktunya semakin habis,”Ucap Jessica,ia berdiri dari Sofa untuk menuju kamar Yuri,sedangkan Yoona ikut berdiri.

“Hati-hati dengannya,ia sangat membencimu Sica,”Yoong dengan perhatiannya memperingatkan Jessica.

“Tenang saja oppa,”Jessica segera menuju ke kamar Yuri untuk memanggilnya agar segera cepat berangkat sementara itu Yong menuju garasi untuk menghidupkan mobil,namun emosinya sedikit memuncak saat mengetahui bahwa mobil hitam itu sudah menghilang dibawa Yuri.Ia kesal dengan Nunanya yang sama sekali tidak menghargainya dan Jessica.

“Dasar,kurang ajar ..huh..!!”Ucap Yoong dengan nada frustasi,sementara itu Jessica dengan wajah kecewa datang untuk memberi tahu jika Yuri sudah tidak ada dikamarnya.

“Oppa..”Panggil Jessica kepada Yoong dengan nada pelan,ia juga tak kalah kecewa dengan sikap Yuri.Rasanya Jessica ingin sekali menampar wajah coklat itu namun sekali lagi ia tidak mampu.

“Ya oppa tahu,kalau begitu ayo kita pergi,sebentar lagi masuk,”Ujar Yoona,ia pergi dengan perlahan menuju mobil biru yang ada di ujung garasi.

Garasi rumah keluarga Kim sangatalah luas,ada dua puluh mobil yang mereka koleksi di garasi yang hampir bisa dikatakan basement pada sebuah Apertemen.Jessica mengangguk dan mengikuti Yoong menuju mobil mewah Bmw itu.

“Baik,oppa..”

Sedangkan Yuri malah tertawa saat membayangkan wajah Yoong dan Jessica yang kesal karena ulahnya,tapi kenapa perasaan ini,yaitu perasaan tidak suka jika Yoong dan Jessica pergi kesekolah berdua datang lagi.Ia merasa bahwa Jessica harus pergi dengannya bukan adiknya yang super duper disiplin itu.”Apa aku cemburu dengan adikku sendiri,aish..tidak mungkin aku tidak boleh menyukainya lagi karena aku masih normal,tapi aku..”Ucap Yuri dengan nada menyesal,ia memukul-mukul setir mobilnya.

Saat Yuri telah sampai disekolahnya,wajahnya terlihat kusut memandang Jessica dan Yoong yang turun dari mobil berwarna biru itu.”Seharusnya Aku harus membuktikan bahwa aku bisa berbuat apapun semauku,termasuk memisahkan mereka,”

Tbc

Advertisements

21 thoughts on “Im Sorry Chap 01

  1. duh pasti si yul cemburu deh tuh
    tumben nih thor nemu crita eh yul yg kaya n sica yg miskin
    makin penasaran
    lanjut thor

    Like

  2. jessica yang sabar yee, kelakunnya yuri minya ampun ngeselin benner,

    annyeongg thor, gua new reader d wp loo, salam kenal yaa

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s